Revitalisasi Pasar Cibinong: Pagar Putih Jadi Solusi atau Masalah Baru?
Koran Bogor- Pasar Cibinong, salah satu pusat perbelanjaan tersibuk di Kabupaten Bogor, kini sedang mengalami perubahan besar. Pemkab Bogor mulai menata area depan pasar dengan pemasangan pagar putih sepanjang jalan utama. Proses pembangunan yang sudah berjalan dua pekan ini ternyata menuai pro-kontra di kalangan pedagang dan pengunjung.
Pagar Anti Nyebrang Sembarangan, Tapi Bikin Warga Kesulitan
Pemasangan pagar ini memang ditujukan untuk mengurangi kemacetan di depan Pasar Cibinong. Selama ini, banyak pejalan kaki yang menyeberang secara sembarangan, memicu kemacetan dan risiko kecelakaan.
Namun, solusi ini justru menimbulkan masalah baru. Banyak warga mengeluh kesulitan mencari akses penyebrangan yang aman. Salah satunya adalah Fachri (25), warga Sukaraja, yang kerap menggunakan angkutan umum untuk ke pasar.
“Kalau naik angkot, sering muter-muter lama di bawah flyover. Biasanya saya turun di seberang pasar terus nyebrang jalan, tapi sekarang susah karena dipasang pagar,” keluhnya.
Meski mendukung penataan ini, Fachri berharap Pemkab Bogor segera membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sebagai solusi permanen.
“Lebih baik dibikin JPO di atas, biar enggak ganggu pemandangan sekaligus aman buat pejalan kaki,” sarannya.

Baca Juga : Dedi Mulyadi Tegaskan PR Bukan Satu-satunya Cara Membentuk Karakter Siswa
Camat Cibinong: “Pagar untuk Atasi Macet, Tapi Waktunya Tergantung Dinas”
Camat Cibinong, Acep Sajidin, menjelaskan bahwa pemasangan pagar ini adalah upaya menertibkan arus lalu lintas.
“Kemacetan di sini sering dipicu warga yang nyebrang sembarangan. Makanya kami pasang pagar sampai pertigaan dekat flyover Depok,” jelasnya.
Namun, terkait jadwal penyelesaian proyek, Acep mengaku tidak bisa memastikan.
“Ini tergantung dinas terkait. Kalau teknisnya butuh dua minggu, ya kami ikuti,” ujarnya.
Solusi Jangka Panjang: Perlukah JPO atau Zebra Cross?
Beberapa warga menyarankan alternatif selain JPO, seperti:
✔ Zebra cross dengan lampu pengatur
✔ Underpass kecil
✔ Halte angkot yang lebih terorganisir
Namun, hingga kini belum ada kepastian dari Pemkab Bogor.
Dampak ke Pedagang: Sepi atau Lancar?
Beberapa pedagang mengaku omzet sedikit turun karena pembeli kesulitan akses. Namun, ada juga yang optimis:
“Kalau nanti sudah rapi, pasti lebih nyaman dan pasar makin ramai,” kata Bu Siti, penjual sayur.
Kesimpulan: Perlu Kolaborasi Warga-Pemkab
Revitalisasi Pasar Cibinong adalah langkah bagus, tapi harus dibarengi solusi nyata untuk pejalan kaki. JPO atau zebra cross bisa jadi jawaban, asalkan cepat direalisasikan.
Bagaimana pendapat Anda? Apa solusi terbaik untuk masalah ini?
Update Terkini: Progres pemasangan pagar sudah 70%. Dinas PUPR Kabupaten Bogor berjanji akan evaluasi keluhan warga dalam waktu dekat.






