Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Turis Pilih Rute Terjal Bukit Paniisan Bogor untuk Hindari Pungli

Skintific

Bogor – Turis Pilih Rute Sebuah video yang menampilkan rombongan turis lokal mendaki jalur terjal di Bukit Paniisan, Bogor, viral di media sosial akhir pekan ini.

Dalam video berdurasi sekitar 2 menit itu, tampak beberapa wisatawan memilih jalur ekstrem yang belum resmi sebagai akses masuk.

Skintific

Alasannya mengejutkan: mereka ingin menghindari praktik pungutan liar (pungli) yang marak di jalur utama kawasan wisata tersebut.

Jalur yang mereka lewati sempit, berbatu, dan licin, bahkan tampak berbahaya bagi pemula atau mereka tanpa perlengkapan mendaki yang memadai.

Salah satu wisatawan dalam video menyebut bahwa pungli yang diminta oknum bisa mencapai Rp25.000 per orang, di luar tiket resmi.

Kami sudah bayar tiket di loket, tapi pas jalan ke atas, masih ada yang minta lagi. Jadi kami putuskan cari jalur lain,” ucap salah satu turis dalam rekaman.

Video itu langsung memancing reaksi netizen dan memicu perdebatan di berbagai platform media sosial.

Banyak warganet menyayangkan maraknya pungli di tempat wisata yang seharusnya dikelola dengan profesional.

Di sisi lain, beberapa netizen juga mengkritik wisatawan karena memilih jalur ekstrem yang membahayakan keselamatan diri mereka sendiri.

Turis Pilih Rute
Turis Pilih Rute

Baca Juga : Ministry of Transport and Sustainable Mobility: Membangun Masa Depan Transportasi yang Hijau, Cerdas, dan Terhubung

Pemerintah Kabupaten Bogor langsung merespons kejadian ini melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Kepala Dinas, Hj. Erna Suharti, menyatakan bahwa pihaknya akan menurunkan tim untuk meninjau langsung kondisi di lapangan.

Menurutnya, oknum yang melakukan pungli bukan berasal dari pengelola resmi, melainkan individu yang mengaku warga lokal.

Polsek setempat juga telah menerima laporan dan akan melakukan patroli rutin di jalur pendakian Bukit Paniisan.

Kapolsek Cisarua, AKP Edi Susanto, mengatakan pihaknya akan menindak tegas siapapun yang terbukti melakukan pungli.

Kami tidak ingin wisatawan merasa tidak aman. Setiap bentuk pemalakan akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, pengelola Bukit Paniisan menyesalkan tindakan wisatawan yang memilih jalur ilegal dan mengabaikan keselamatan.

Skintific