Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Jasad Pria Nyangkut di Curug Seribu Bogor Diduga Warga yang Hilang 9 Hari

Skintific

Bogor – Jasad Pria Nyangkut Suasana duka menyelimuti kawasan Curug Seribu, Bogor, Jawa Barat, setelah ditemukannya sesosok jasad pria yang tersangkut di aliran air terjun tersebut.

Penemuan jasad itu terjadi pada Selasa pagi, saat seorang warga yang sedang berwisata melaporkan adanya benda mencurigakan di bawah air terjun.

Skintific

Petugas dari Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari pengunjung.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, dipastikan bahwa benda tersebut adalah jasad manusia yang telah membusuk dan tersangkut di antara bebatuan.

Jasad Pria Nyangkut
Jasad Pria Nyangkut

 

Baca Juga : Jalan ke Gunung Salak Bogor Longsor Saat Sedang Diperbaiki

Jasad tersebut diperkirakan sudah berada di lokasi selama beberapa hari, mengingat kondisinya yang mulai rusak dan sulit dikenali.

Petugas SAR bersama tim gabungan dari polisi dan BPBD Bogor langsung melakukan evakuasi jasad dari aliran air deras Curug Seribu.

Proses evakuasi memakan waktu cukup lama karena medan yang curam dan licin, serta derasnya arus air.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad pria tersebut langsung dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk dilakukan identifikasi dan autopsi.

Berdasarkan ciri-ciri fisik dan pakaian, jasad tersebut diduga kuat adalah warga yang sebelumnya dilaporkan hilang 9 hari lalu.

Warga yang dimaksud adalah seorang pria bernama Rian Setiawan (28), warga asal Kecamatan Pamijahan, Bogor.

Rian diketahui terakhir kali terlihat pada awal pekan sebelumnya, saat pergi ke arah kawasan Gunung Salak seorang diri.

Keluarga Rian sudah melaporkan kehilangan tersebut kepada aparat desa dan kepolisian setempat sejak hari ketiga setelah ia tak kunjung pulang.

Pihak keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri, dibantu warga dan relawan, namun tidak menemukan hasil.

Menurut penuturan keluarga, Rian memang sering naik gunung dan menjelajahi curug di sekitar kawasan Halimun Salak.

Ia dikenal sebagai sosok pendiam dan senang menyendiri di alam, namun tidak memiliki riwayat gangguan jiwa.

Kepergiannya tanpa kabar sempat membuat keluarga khawatir karena cuaca yang tidak menentu dan kondisi medan yang berbahaya.

Skintific