Bogor – Curi Motor Mahasiswi Suasana tenang di sebuah kos-kosan mahasiswi di kawasan Bogor tiba-tiba berubah tegang saat aksi pencurian sepeda motor terjadi pada siang hari bolong.
Peristiwa ini terjadi pada hari Senin siang, saat sebagian besar penghuni kos sedang mengikuti perkuliahan daring dari dalam kamar masing-masing.
Korban adalah seorang mahasiswi berinisial RA (21), yang baru saja memarkir sepeda motornya di halaman kos sekitar pukul 11.00 WIB.
Tanpa disadari, dua orang pelaku yang telah mengamati situasi dari kejauhan mulai menjalankan aksinya dengan cepat dan rapi.
Salah satu pelaku bertugas sebagai eksekutor, sedangkan rekannya yang lain mengawasi situasi sekitar sambil berpura-pura sedang menelepon.

Baca Juga : Damkar Bogor Evakuasi Pria Nyebur ke Sungai Ciparigi Saat Beri Makan Ayam
Modus operandi mereka cukup umum: menggunakan kunci T untuk membobol kontak motor, yang hanya memakan waktu kurang dari dua menit.
Namun nasib berkata lain. Saat pelaku hendak membawa kabur motor tersebut, aksinya dipergoki oleh seorang warga yang kebetulan sedang lewat.
Warga yang curiga melihat gerak-gerik pelaku langsung meneriakkan “maling!” hingga menarik perhatian masyarakat sekitar.
Mendengar teriakan tersebut, beberapa warga dan penghuni kos keluar dan mulai mengejar para pelaku yang panik.
Pelaku utama berhasil kabur dengan sepeda motor curian, namun rekannya yang berperan sebagai pengawas tidak seberuntung itu.
Ia tertangkap oleh warga setelah sempat bersembunyi di balik semak-semak di gang sempit tidak jauh dari lokasi kejadian.
Warga yang geram sempat menghakimi pelaku, namun beruntung situasi segera dikendalikan setelah ketua RT setempat datang dan menenangkan massa.
Polisi dari Polsek Bogor Tengah yang mendapat laporan segera datang ke lokasi dan mengamankan pelaku yang tertangkap.
Pelaku yang ditangkap diketahui berinisial AR (23), warga asal Depok yang mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian motor.
Namun ini dari pemeriksaan awal, petugas menemukan bukti kuat bahwa AR dan rekannya sudah beberapa kali melakukan aksi serupa di kawasan Bogor.






