Bogor – 3 Remaja Tersesat di Bogor mengalami pengalaman mendebarkan saat berusaha mencari jalan pulang menggunakan Google Maps. Bukannya sampai tujuan, mereka justru tersesat hingga ke tengah hutan dan kehabisan bensin di jalan gelap, sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh warga dan petugas kepolisian.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam (8/11/2025) di kawasan Desa Ciasmara, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, wilayah yang dikenal memiliki banyak jalan kecil dan berbukit di sekitar area Gunung Salak. Ketiga remaja tersebut — masing-masing berinisial R (17), A (16), dan F (18) — awalnya hanya ingin menempuh jalan pintas menuju rumah teman mereka di wilayah Leuwiliang. Namun, rute yang direkomendasikan oleh aplikasi navigasi justru membawa mereka ke jalan sempit dan tidak berlampu yang berujung ke hutan.
Awal Petualangan yang Berakhir Panik

Baca Juga : Kecelakaan Pengendara Motor Tewas Tabrak Tiang Listrik di Duren Sawit Jaktim
Menurut keterangan Kapolsek Pamijahan AKP Cecep Sudrajat, ketiga remaja itu berangkat sekitar pukul 19.00 WIB usai menghadiri acara kumpul komunitas di kawasan Cibinong. Karena sudah malam, mereka memilih mengikuti petunjuk arah Google Maps agar bisa sampai lebih cepat.
Namun, sekitar satu jam perjalanan, peta digital di ponsel mereka mulai menunjukkan jalan yang semakin kecil dan menanjak. Rute yang awalnya tampak aman ternyata membawa mereka melewati jalan perkampungan yang gelap, berbatu, dan tidak lagi dilalui kendaraan.
“Awalnya kami kira itu cuma jalan tikus biasa, tapi makin lama kok makin sepi, enggak ada rumah, sinyal juga hilang,” kata R, salah satu korban, saat ditemui di Polsek Pamijahan.
Sekitar pukul 21.30 WIB, motor yang mereka kendarai pun kehabisan bensin di tengah jalur yang hanya diterangi cahaya ponsel. Dalam kondisi panik dan tak tahu arah, ketiganya memutuskan untuk berhenti dan mencari sinyal untuk menghubungi keluarga. Namun, daerah tersebut berada di area pegunungan yang sulit dijangkau jaringan seluler.
Diselamatkan Setelah Dua Jam Tersesat
Beruntung, sekitar pukul 23.00 WIB, warga sekitar yang sedang melintas mendengar suara mereka berteriak meminta tolong. Warga yang curiga kemudian melapor ke aparat desa dan polisi setempat.
“Kami dapat laporan dari warga bahwa ada tiga anak muda teriak minta bantuan di daerah hutan pinggir kampung. Tim langsung kami kirim ke lokasi,” ujar AKP Cecep.
Setelah sekitar 30 menit pencarian dengan bantuan senter dan kendaraan trail, petugas berhasil menemukan ketiga remaja tersebut dalam keadaan lelah, ketakutan, dan kedinginan. Mereka kemudian dibawa ke pos keamanan desa untuk diberi minum dan makanan ringan sebelum dipulangkan ke rumah masing-masing.






