Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Harga Pangan di Pasar Cihapit Mulai Naik Jelang Natal dan Tahun Baru

Skintific

Bogor – Harga Pangan di Pasar Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah harga pangan di Pasar Cihapit, Kota Bandung, mulai mengalami kenaikan.

Kondisi ini menjadi perhatian pedagang maupun pembeli yang khawatir lonjakan harga dapat terus berlanjut hingga puncak liburan akhir tahun.

Skintific

Berdasarkan pantauan pada Kamis pagi, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan antara lain cabai, bawang, dan beberapa jenis sayuran.

Sementara itu, harga daging ayam dan telur juga menunjukkan tren naik meski masih dalam batas wajar.

Harga Pangan di Pasar
Harga Pangan di Pasar

Baca Juga :  2 Orang Diduga Tersetrum Usai Alat Berat Tersangkut Kabel di Bogor 1 Tewas

Para pedagang mengaku kenaikan harga sudah terasa sejak satu minggu terakhir. Lonjakan permintaan dan berkurangnya pasokan dari sejumlah daerah karena cuaca buruk menjadi penyebab utama perubahan harga.

Cabai rawit merah bahkan menembus Rp 90.000 per kilogram. Bawang merah juga ikut naik dari Rp 30.000 menjadi sekitar Rp 38.000 per kilogram.

Kenaikan harga ini membuat sebagian konsumen mengurangi jumlah belanja atau beralih ke bahan pangan alternatif. Beberapa pembeli mengaku terpaksa membatasi kebutuhan dapur karena harga yang melonjak cukup cepat. “Biasanya belanja cabai setengah kilo, sekarang beli seperempat dulu. Nunggu harga turun,” ujar salah seorang pengunjung.

Selain itu, para pedagang juga menyebut faktor cuaca sebagai tantangan terbesar. Hujan deras di sejumlah daerah produsen membuat pasokan sayuran dan rempah terlambat tiba ke Bandung.

 Sementara itu, daging ayam saat ini berada di kisaran Rp 38.000–40.000 per kilogram, sedikit naik menjelang masa liburan karena permintaan meningkat.

Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian telah melakukan pemantauan dan memastikan stok pangan masih aman. Meski demikian, pihaknya mengakui harga beberapa komoditas memang mengalami penyesuaian menjelang Nataru. Pemerintah berencana menggelar operasi pasar murah di beberapa titik untuk menjaga kestabilan harga dan membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

Operasi pasar tersebut rencananya menyediakan komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, cabai, serta kebutuhan pokok lain yang paling banyak mengalami kenaikan.

Pedagang juga berharap pasokan akan kembali normal dalam beberapa minggu ke depan sehingga harga dapat stabil saat memasuki puncak liburan.

Skintific