Koran Bogor – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa proyeksi pergerakan masyarakat pada masa Lebaran 2026 diperkirakan mengalami penurunan sebesar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terkait potensi pergerakan masyarakat selama periode mudik Lebaran tahun mendatang..
Baca Juga : Pengadaan Tanah Tol BORR Seksi III B
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Termasuk operator transportasi, pemerintah daerah, dan instansi lainnya guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi.
Selain itu, peningkatan layanan transportasi tetap menjadi prioritas. Agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Menhub menegaskan bahwa meskipun terdapat proyeksi penurunan pergerakan sebesar 1,7 persen, persiapan penyelenggaraan angkutan Lebaran tetap dilakukan secara maksimal. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di berbagai moda transportasi seperti darat, laut, udara, dan kereta api.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Serta memanfaatkan layanan transportasi resmi yang telah disediakan guna menghindari kepadatan berlebih selama periode mudik.
Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat.






