Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

PKKMB UM Hadirkan Wamen Kemdiktisaintek

Skintific

Bogor – PKKMB UM Hadirkan Universitas Negeri Malang (UM) menjadi tuan rumah bagi pelaksanaan PKKMB, dan acara tersebut dihadiri oleh Wamendiktisaintek Stella Christie.

Ia menekankan bahwa pendidikan tinggi tidak semata tentang teori, melainkan juga tentang inovasi dan solusi nyata untuk bangsa.

Skintific

Karenanya, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, serta keterampilan berbasis AI dan big data.

PKKMB UM Hadirkan
PKKMB UM Hadirkan

Baca Juga : Lamborghini Konvoi di Tol Celaka hingga Porak-poranda

Fauzan juga menyoroti urgensi mahasiswa turut aktif dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan— melalui kampanye PPKPT (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Kampus).

Di UM, kehadiran Stella mencerminkan bahwa kampus tidak berdiri sendiri—tetapi merupakan bagian dari ekosistem nasional pembangunan SDM dan inovasi.

PKKMB UM menjadi momentum strategis bukan hanya untuk orientasi akademik, tetapi juga untuk menyemaikan semangat riset dan kolaborasi ilmiah.

Kehadiran Wamendiktisaintek dalam acara ini memberikan sinyal bahwa pemerintah menjadikan kampus sebagai basis pengembangan riset semakin kuat.

Mahasiswa UM bisa menyimpan memori: kehadiran Stella—bukan hanya sebagai tamu, tetapi sebagai inspirator menumbuhkan semangat penelitian.

Rektor UM mengingatkan bahwa mahasiswa harus tumbuh dengan kepekaan moral yang kuat seiring kemampuan ilmiah mereka.

Dengan ribuan mahasiswa baru—sekitar 10.375 jenjang S1/D4 dan 1.190 Pascasarjana—PKKMB tahun ini menjadi platform massa yang luar biasa penting.

Kehadiran Stella menghadirkan aura baru: bahwa riset bukan hanya tugas komunitas dosen, tetapi ajakan bagi mahasiswa baru sehari-hari.

Lebih jauh, kolaborasi kampus dan pemerintah untuk memperluas akses riset di seluruh Indonesia menjadi pondasi penting peradaban modern.

Kehadiran Wamen di PKKMB memberi legitimasi bahwa transformasi kampus menuju inkubator inovasi adalah prioritas nasional.

Dari sudut pandang mahasiswa, ini adalah peluang—untuk mulai merancang riset, mencari mentor, dan merangka proyek berkelanjutan.

Dari sisi kampus, dukungan pejabat tinggi memberi energi untuk menyusun program riset inklusif dan publik berbasis komunitas Di sisi pemerintah, strategi ini

Skintific